Minggu, 22 Februari 2009

Rumah-rumahan dari gulungan kertas koran

Pintunya ditutup

Pintunya dibuka, tampak samping


Pintunya dibuka, tampak depan

Nah itu dia craft yang saya buat bulan ini. lama pengerjaannya dua hari, tiga sama persiapan. Tingkat kesulitannya medium. Kesulitan yang ditemui : bikin engsel pintu, soalnya untuk bikin bolong di gulungan kertas itu saya coba bakar pakai lidi yang ada baranya, tapi ternyata karena kepadatan gulungan kertas itu padat bgt, jadi agak susah untuk bolong. Yang ada di benak saya, bentuk rumah-rumahan ini mirip banget sama gambar rumah yang sering saya buat waktu kecil, ya... umur2 SD lah..

Ini Project dari kertas koran yang kedua. Yang pertama, saya buat saung-saungan yang ada di bukunya Rubiyar, "Berkreasi dengan kertas koran". Yang pertama itu saya masih kurang puas soalnya agak berantakan hasilnya, tapi untuk project rumah-rumahan ini aku puas, lumayan rapi. Projek saung-saungan itu ga bisa saya posting gambarnya disini soalnya udah jadi milik adik sepupu saya.

Tunggu hasil-hasil karya craft ku selanjutnya...

Sabtu, 12 Juli 2008

Box Kayu Stik Es

Tampak atas

=======================================

Tampak samping


Nah ini project setelah rak benang itu. Karena aku pake ahlinya yaitu lem kayu, jadi hasilnya juga lebih rapi, ga berantakan kaya rak benang. Aku pake box ini untuknyimpen peralatan craft aku. Tapi ya itu dia sayangnya box ini terlalu kecil. Nanti kalau sempet aku bikin yang 2 kali lipat dari ini deh biar semua tools muat di dalemnya.


Rak Benang

Tampak Depan

======================================

Tampak Samping

======================================

Tampak Belakang


Ini dia rak benang yang baru aku bikin dari stik es krim. Tapi anehnya orang-orang pada nanya "itu teh bekas es krim beneran?". Ya ga lah, aku beli Rp 1500/50 batang.
Hasil rak benang ini masih kurang rapi, tapi lumayan lah buat pajangan aja mah. Soalnya aku pake lem tembak, males beli lem kayu, jadi nempelnya acak-acakan gitu ;)
Untuk next project mulai ada perbaikan koq..

Kamis, 21 Februari 2008

Rabu, 06 Februari 2008

Langkah-langkah Tusuk Feston

Jumat, 1 Februari 2008
5.34pm di rumah
Postingan kali ini aku pengen bahas tentang tusuk feston dan langkah-langkahnya. Pembahasan di bawah ini aku ambil dari berbagai sumber,antara lain dari situs futuregirl, dan pengalaman pribadi. Jadi mungkin kalau ada hal-hal yang kurang sesuai mungkin aku yang salah mengartikan dari sumbernya. Namanya juga belajar… ;)
Tusukan macam ini paling banyak dipakai untuk menjahit kain felt. Kegunaan tusuk feston ini untuk merapikan pinggiran kain felt atau menggabungkan dua buah kain felt yang bentuk dan ukurannya sama. Tusukan ini juga berfungsi untuk membuat tampilan pinggiran kain felt lebih cantik.
1.Gabungkan kedua kain (sisi yang salah saling berhadapan). Tusukkan jarum dari arah dalam kain yang ada di sisi depan menuju ke arah luar dari kain tersebut (benang hanya masuk pada satu kain yaitu kain yang di posisi tumpukan depan).
2.Arahkan jarum ke sebelah kiri dari keluarnya jarum (pada langkah 1) lalu tusukkan dari bagian depan sampai jarum itu keluar di sisi luar kain yang belakang.
3.Tarik benang tapi jangan sampai habis, sisakan sedikit celah. Masukkan benang yang keluar (dari langkah 2) kedalam celah itu dari arah belakang menuju ke depan.
Satu tusukan selesai.
4.Ulangi langkah-langkah tersebut sampai jahitan yang terakhir. Setelah itu masukkan jarum hingga keluarnya ditengah-tengah kedua kain itu. Lalu buat simpul. Supaya sisa benang gak terlihat, masukkan jarum ke tengah-tengah diantara dua kain itu lalu keluarkan di beberapa tusuk di sebelahnya, gunting benang lalu selipkan benang yang menjuntai itu ke sela-sela kain sampai gak terlihat lagi.


Gantungan HP

Sabtu, 16 Februari '08
10.30pm di kamar

Asesoris lain yang aku buat selain bros, yaitu gantungan untuh hp. Bahan-bahan yang aku pakai sama aja kayak waktu aku bikin bros. Bedanya untuk gantungan hp ini ada tambahan, aku pakai tali untuk gantungan hp. Bisa dibeli di toko-toko yang jualan material asesoris. Kebetulan aku beli dari hosana, di jl. Asia Afrika, nomernya aku ga hapal, tapi yang pasti hampir deket belokan ke jl. Otista, lihat sebelah kiri, ada plang tokonya lumayan besar.
Untuk desain, kebanyakan aku buat sendiri. Tapi untuk yang bentuk babi sama yang bentuk orang, aku ambil desainnya dari buku "aksesori & perlengkapan anak dari kain felt", terbitan Gramedia Pustaka Utama, penulisnya Emi Risna Imawati.
Hasil karyaku bisa dilihat di gambar berikut.

Sabtu, 02 Februari 2008

bros dari kain felt

Sabtu, 2 Februari 2008
2.40pm di Warnet

Tahun lalu aku buat beberapa bros dari kain felt. Hasilnya bisa dilihat di bawah posting ini. Bahan dan alat yang aku pakai :

- Kain felt. Ukuran untuk satu bros kira-kira 10cmx10cm. Di toko dijual per lembar kain felt ukuran kira-kira 30cmx30cm harganya berkisar antara Rp1500 sampai Rp 2500. Atau bisa juga beli kain felt yang dijual per meter kalau ga salah harganya Rp12.000 per meter.

- Jarum jahit

- Benang sulam (lebih halus daripada benang jahit biasa)

- Kapas, untuk isi

- Putik palsu, dipakai di bros yang bentuknya lebah

- Peniti untuk bros

- Semacam mute (aku kurang tau namanya), dipakai untuk mata kodok

- Lem bening, semacam uhu.

- Lem tembak

- Kertas, dipakai untuk pola dasar yang nantinya dijiplak di kain felt

- Pulpen gel, untuk menjiplak pola di atas kain felt

Untuk satu bros, waktu yang dibutuhkan sekitar 10 menit sampai 40 menit, tergantung dari kesulitan dan detailnya.
Ini dia gambar bros-bros yang aku buat...